DAFTAR ISI

Minggu, 18 Desember 2011

Jalan Ditempat

“SIAAAAAAAAP GRAKK!!” “JALAN DITEMPAAAAAT GRAKK!”

hehe.. apa jadinya ya kalau kehidupan ini hanya dikomando oleh dua perintah itu? tentu tidak akan ada cerita, cinta, dan dinamika. hidup akan berjalan statis dan itu-itu saja. ‘jalan ditempat’ di sini bukan berarti kita tidak bergerak sama sekali dalam arti fisik, tetapi kita tidak berkembang. berkembang dalam kedewasaan, ideologi, dan tingkah laku. kita tidak bisa selamanya jadi anak-anak yang tidak punya beban bersikap dan tanggung jawab berbuat. tidak juga menjadi orang yang berideologikan lama dimana
“uang itu bukan segalanya, tapi segalanya itu butuh uang”. dan tidak juga menjadi orang yang bertingkah sama terus menerus. maka, di sinilah kita berada saat ini. berada pada masa yang sudah tidak lagi dikomando, masa peralihan ke bentuk dewasa, masa pencarian ideologi, dan masa bergejolak. ya, masa muda. saya sepakat mengatakan bahwa kita memang muda. punya gairah tinggi, berpikir kritis, progresif, dan berontak.

lantas, apa yang jadi permasalahannya? ada dua hal yang akan selalu jadi kontroversial sepanjang hayat. pertama, masa muda itu adalah masa pendek dalam hidup. kita punya semangat tinggi, fisik yang baik, dan pemikiran yang jitu. maka, masa muda tu dibuat senang-senang saja, soalnya tidak akan merasakan lagi masa seperti ini. kedua, justru karena itu, kita harus memanfaatkan masa muda itu untuk hal yang baik sebagai investasi masa depan.

itu pilihan, dan tiap orang beda pendapat.. saya suka tempe, dan anda tak berhak memaksa saya untuk tidak suka tempe. begitulah adanya soal pendapat dan selera. tapi satu hal yang sebaiknya dicamkan, jangan bikin hidup kita seperti undur-undur yang berjalan ke belakang, atau hanya bisa jalan ditempat. kita muda, kita bisa!!!